Minggu, 15 April 2012

CAKUPAN MATERI OSN GURU SMA 2012


Olympiade Guru Mata Pelajaran Tingkat SMA dan SMP akan memasuki tahun kedua, untuk tahun 20011, mata pelajaran yang di ujikan baru Matematika dan Fisika Tingkat SMA, Sedangkan tahun 2012 di rencanakan Untuk Guru SMP pada Guru Mata Pelajaran Matematika dan IPA, Sdangkan Pada Guru Tingkat SMA/SLTA dikembangkan menjadi 3 Mata Pelajaran Matematika, Fisika, dan Kimia (Tahun 2011 hanya Mata Pelajaran Matematika dan Fisika), Untuk penyaringan pada Tingkat Kabupaten yang direncanakan pada bulan Mei - Juni 2012, Penyusunan soal menjadi Wewenang dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dengan Mengacu pada Pedoman umum yang telah di Tetapkanoleh  Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (Badan PSDMP dan PMP),  Kementerian Pendidikan Nasional menyelenggarakan OSN Guru Mata Pelajaran Matematika , Fisika, dan Kimia Kegiatan ini  diselenggarakan dalam rangka memotivasi guru-guru Sains untuk meningkatkan kompetensinya.


OSN (Olimpiade Sains Nasional) tahun 2012 dilaksanakan bagi siswa (SD, SMP, SMA, dan SMK) dan guru (SMP dan SMA)
Jadwal pelaksanaan OSN 2012 tingkat nasional 
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2012 – SD, SMA, SMK
  • Waktu : 2-8 September 2012
  • Lokasi : Jakarta
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2012 – SMP
  • Waktu : 28 Juni-4 Juli 2012
  • Lokasi : Pontianak, Kalimantan Barat





Adapun Tujuan kegiatan OSN Guru adalah:

  1. Menumbuhkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan guru.
  2. Meningkatkan wawasan pengetahuan, motivasi, kompetensi, profesionalisme, dan kerja keras untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  3. Membina dan mengembangkan kesadaran ilmiah untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi masa kini dan yang akan datang.
  4. Mengangkat status guru sebagai penyandang profesi yang terhormat, mulia, bermartabat, dan terlindungi.
  5. Membangun komitmen mutu guru dan peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran secara lebih merata.
Hasil yang Diharapkan

  1. Terpilihnya Peringkat OSN Guru Mata Pelajaran Matematika , Fisika, Tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi, dan Nasional.
  2. Adanya peningkatan profesionalisme guru Mata Pelajaran Matematika dan Fisika untuk mencapai tujuan pembelajaran yang berkualitas.
Persyaratan Peserta
  1. Persyaratan administratif
  • Guru SMA yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) atau bukan PNS.
  • idak sedang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam proses pengangkatan sebagai kepala sekolah atau sedang dalam transisi alih tugas ke unit kerja lainnya.
  • Mengajar Mata Pelajaran Matematika atau Fisika.
  • Mempunyai masa kerja sebagai guru sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun secara terus-menerus, dibuktikan dangan SK CPNS atau SK Pengangkatan bagi guru bukan PNS.
  • Memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana (S1) Matematika untuk Mata Pelajaran Matematika atau (S1) Fisika untuk Mata Pelajaran Fisika.dan sarjana (S1) Kimia Untuk Mata Pelajaran KImia.
  • Mempunyai Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
2. Persyaratan akademik
  1. Guru unggul/mumpuni dilihat dari kompetensi pedagogik dan profesional.
  • Kompetensi pedagogik tercermin dari tingkat pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
  • Kompetensi profesional/akademik tercermin dari tingkat penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metodologi keilmuannya.
  • Guru yang mampu menunjukan praktik pembelajaran terbaik, pengalaman dan nilai tambah pelatihan, serta hasil karya pengembangan profesi dan menuangkannya ke dalam risalah singkat dengan sistematika dasar .
Cakupan Materi


Kompetensi Pedagogik 
a. Pemahaman peserta didik secara mendalam:

  1. memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif;
  2. memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian; dan
  3. mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik.

 b. Merancang pembelajaran, termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran:

  1. pemahaman landasan kependidikan;
  2. menerapkan teori belajar dan pembelajaran;
  3. menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik, kompetensi yang ingin dicapai, dan materi ajar;
  4. serta menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih.

c. Pelaksanaan pembelajaran memiliki:

  1. menata latar (setting) pembelajaran; dan
  2. melaksanakan pembelajaran yang kondusif.

d. Rancangan dan pelaksanaan evaluasi pembelajaran:

  1. merancang dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode;
  2. menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning); dan
  3. memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum.

e. Pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya:

  1. memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi akademik; dan
  2. memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik.

AKADEMIK UNTUK GURU SMP
A. OSN GURU MATEMATIKA

  1. Bilangan: Sifat-sifat operasi  hitung  bilangan,  sifat-sifat bilangan berpangkat dan  bentuk  akar,  barisan  dan  dere bilangan  serta penerapannya dalam  pemecahan masalah
  2. Aljabar:  Bentuk  aljabar,   relasi,  fungsi,  persamaan  garis  lurus, sistem persamaan dan pertidaksamaan linear, perbandingan, aritmetika  sosial, konsep  himpunan, operasi  himpunan, diagram Venn serta penerapannya dalam  pemecahan masalah.
B. OSN GURU FISIKA 
  1. Pengukuran  : besaran  , satuan,  dimensi, dasar-dasar  pengukuran, dan ketidakpastian
  2. Mekanika      :  benda   titik,  benda   tegar,   kekekalan   energi,  dan fluida.
  3. Termodinamika : suhu dan kalor, gas ideal
  4. Gelombang dan Optika  : getaran, gelombang, bunyi, optika  dan alat-alat  optik.
  5. Kelistrikan  dan   kemagnetan  :  elektrostatika,  elektrodinamika, medan  magnetik  dan gaya gerak listrik induksi.





AKADEMIK UNTUK GURU SMA


A. OSN GURU MATEMATIKA  SMA

  • Pernyataan dalam matematika dan ingkarannya, nilai kebenaran pernyataan majemuk dan pernyataan berkuantor, serta prinsip logika matematika dalam pemecahan masalah.
  • Aturan pangkat, akar dan logaritma, fungsi aljabar sederhana, fungsi kuadrat, fungsi eksponen dan grafiknya, fungsi komposisi dan fungsi invers, persamaan dan pertidaksamaan kuadrat, persamaan lingkaran dan persamaan garis singgungnya, suku banyak, algoritma pembagian dan teorema sisa, program linear, matriks dan determinan, vektor, transformasi geometri dan komposisinya, barisan dan deret, serta penggunaannya dalam pemecahan masalah.
  • Kedudukan, jarak dan besar sudut yang melibatkan titik, garis dan bidang di ruang dimensi tiga, serta penggunaannya dalam pemecahan masalah.
  • Konsep perbandingan, fungsi, persamaan dan identitas trigonometri, rumus sinus dan kosinus jumlah dan selisih dua sudut, rumus jumlah dan selisih sinus dan kosinus, serta penggunaannya dalam pemecahan masalah.
  • Limit fungsi aljabar dan fungsi trigonometri di suatu titik dan sifat-sifatnya, turunan fungsi, nilai ekstrem, integral tak tentu dan integral tentu fungsi aljabar dan trigonometri, serta penerapannya dalam pemecahan masalah.
  • Pemahaman dan aplikasi penyajian data dalam bentuk tabel, diagram, gambar, grafik, dan ogive, ukuran pemusatan, letak dan ukuran penyebaran, permutasi dan kombinasi, ruang sampel dan
  • peluang kejadian dan penerapannya
  • dalam pemecahan masalah.
  • g. Kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif dalam aplikasi matematika.


B. OSN GURU FISIKA SMA

  • Percobaan, antara lain merumuskan masalah, mengajukan dan menguji hipotesis, menentukan variabel, merancang dan merakit instrumen, mengumpulkan, mengolah dan menafsirkan data, menarik kesimpulan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan secara lisan dan tertulis.
  • Prinsip-prinsip pengukuran dan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat, teliti, dan obyektif.
  • Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik dan benda tegar, kekekalan energi, impuls, dan momentum.
  • Prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hukum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor.
  • Konsep dan prinsip optik dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi.
  • Konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi.
  • Konsep dan prinsip Fisika modern.


C. OSN GURU KIMIA SMA

  • Struktur atom  dan sistem periodik  unsur: Struktur atom  menurut hipotesa  Bohr, Sifat-sifat unsur, massa atom,  dan  proses pembentukan ikatan ion, kovalen,  koordinasi, dan ikatan logam dan sifat fisika senyawa.
  • Stoikiometri:      Senyawa  anorganik   dan  organik,   gugus  ikatan senyawa   organik,   persamaan  reaksi  senyawa   karbon,  Hukum Proust   dan  aplikasinya  dalam  menyelesaikan persamaan reaksi, konsep  mol  dan  penerapannya pada  perhitungan dalam  reaksi kimia.
  • Larutan: Pengelompokan larutan  nonelektrolit dan elektrolit berdasarkan  data   percobaan,  konsep   oksidasi-reduksi   dalam reaksi  kimia  dan  hubungannya  dengan       tata  nama   senyawa, aplikasi konsep  oksidasi-reduksi  dan  tata  nama  senyawa  dalam reaksi kimia.
  • Senyawa  Hidrokarbon: Sifat-sifat        khas  atom   karbon   dalam membetuk   rantai  ikatan  hidrokarbon, gugusan  alkana,  alkena, alkuna,  alkil dan  alkaloid,  proses  pembentukan minyak  bumi, teknik  pemisahan  fraksi-fraksi minyak  bumi  serta  aplikasinya, dan    pemanfaatan   senyawa    hidrokarbon   dalam    kehidupan sehari-hari     dalam    bidang    pangan, sandang,                           papan, perdagangan, seni dan estetika.
  • Atom  dan   molekul:      tingkat  energi  atom   hidrogen menurut teori  atom  Bohr,  konfigurasi  elektron  menurut teori  kuantum, teori   pasangan    elektron    di   sekitar   atom    dan   hibrasi   serta aplikasinya dalam  meramalkan bentuk  molekul.
  • Energi   dalam   reaksi   kimia   dan   pengukurannya:  Perubahan entalpi    pada       reaksi      eksoterm               dan         reaksi                    endoterm, menggunakan  Hukum   Hess,  perubahan  entalpi   standar   dan energi ikatan untuk menentukan perubahan entalpi.
  • Kinetika reaksi dan  keseimbangan kimia: Laju reaksi dan  faktor- faktor  yang menentukan laju reaksi, teori  tumbukan dan  faktor- faktor           penentu                         laju         dan       orde         reaksi      serta        aplikasinya, keseimbangan                 dan                         faktor-faktor           penentu                   pergeseran keseimbangan, aplikasi konsep keseimbangan reaksi dalam menentukan  hubungan  kuantitatif   pereaksi   dan   hasil  reaksi, aplikasi  konsep  keseimbangan  reaksi  dalam  kehidupan  sehari- hari dan industri
  • Sifat-sifat   asam   basa   dan   pengukurannya:  Asam,   basa   dan garam,  penentuan pH  larutan,  penentuan jumlah  pereaksi  dan hasil reaksi dalam larutan  elektrolit dari hasil titrasi, larutan penyangga  dan   hidrolisis,  pemanfaatan  perubahan  pH   pada titrasi  asam  basa           untuk  menjelaskan   larutan   penyangga  dan hidrolisis,  pemanfaatan  sifat-sifat  larutan   penyangga dalam tubuh  makhluk  hidup,  penggunaan pH  larutan  hidrolisis untuk menentukan   jenis   garam    terlarut,   dan    Penerapan   prinsip kelarutan  dan  hasil kali kelarutan  untuk  memprediksi  endapan suatu reaksi
  • Koloid   dan   penerapannya:        Penggunaan  bahan-bahan  lokal untuk  membuat berbagai   sistem  koloid,   dan  pengelompokan sifat-sifat koloid  dan aplikasinya dalam  kehidupan sehari-hari.
  • Sifat Koligatif larutan:   penurunan tekanan   uap,  kenaikan  titik didih,  penurunan titik beku  dan  tekanan  osmosis   sebagai  sifat koligatif   larutan,    dan   perbandingan  sifat  koligatif   larutan nonelektrolit dan elektrolit  yang konsentrasinya sama.
  • Oksidasi-reduksi:    Penerapan   konsep    oksidasi-reduksi    dalam sistem  elektrokimia   untuk   mencegah   korosi,   proses   oksidasi- reduksi  dalam  sel elektrolisis,  dan  Penerapan Hukum  Faraday untuk elektrolisis larutan  elektrolit.
  • Unsur-unsur  penting,        karakteristik,   manfaat   dan   bahayanya: Kandungan   unsur-unsur   utama   dan   transisi  dalam   berbagai produk,  (titik didih, titik leleh, kekerasan, warna,  kelarutan, kereaktifan, dan         sifat        khusus    lainnya)                            sebagai       penentu kecendrungan                     sifat  fisik dan   kimia  unsur  utama   dan   unsur transisi,  manfaat, dampak  dan  proses  pembuatan unsur-unsur dan  senyawanya dalam  kehidupan sehari-hari,  dan  unsur-unsur radioaktif, manfaat  dan bahayanya.
  • Senyawa  organik  dan  makromolekul:   Struktur,  cara  penulisan, tata   nama,   sifat,  kegunaan,  dan   identifikasi  senyawa   karbon (halo  alkana,  alkanol,   alkoksi  alkana,  alkanal,  alkanon, asam alkanoat,  dan   alkil  alkanoat),             struktur,   cara  penulisan,   tata nama,  sifat,  dan  kegunaan   benzena dan  turunannya, struktur, tata nama,  penggolongan, sifat dan kegunaan  makromolekul (polimer, karbohidrat,  dan  protein), dan  struktur,  tata  nama, penggolongan, sifat, dan kegunaan  lemak.


Keterangan: Berdasarkan pada Permediknas Nomoor 16 Tahun 2007 Tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru.








Baca Juga Artikel Berikut !!!!!: